Pernah membaca kisah2 dimasa penjajahan Jepang, betapa parahnya keadaan, tatkala orang-orang yang sakit busung lapar dibaringkan begitu saja di tepi-tepi jalan agar diberi belas kasihan oleh orang- orang yang lewat.”….melihat saja sdh mengerikan…apalagi memakannya!!!
Teringat waktu kecil jg, orang tua saya selalu berkata; “Habiskan nasinya. kalau nggak habis dibuang .tie kong e ka-rui (maksudnya ada "Petir .” yang bisa pukul halilintar) ...Dalam bayangan saya, setiap butir nasi sgt berharga “ayo makanlahya, kalau tidak … bisa dapat hukuman”. Tentu saja saya percaya dan menghabiskan nasi dipiring. Mungkin orang tua saya sgt berat ... d maklumlah jaman dahulu, keluarga besar, makanpun pas -pasan. bahkan menurut cerita cici saya dulu sepanji sering dibuat masak bubur campur ketela ...agar bisa makan beramai-ramai kelihatan banyak dan bisa kenyang....
Setelah besar, kebiasaan untuk mengambil makanan secukupnya tetap melekat di saya. Sering saya sedih melihat m...
[ Continued ]

March 2009